BREAKING NEWS

Senin, 05 November 2018

Review Sepatu Lari Spotec Running Liquid

Berhubung sepatu New Balance saya yang sudah berusia lebih dari 4 tahun sudah mulai rusak, alas karetnya sudah tergerus dan di beberapa titik malah lepas lemnya. Jadi saya memutuskan mencari alternatif sepatu pengganti.

Sudah survei sana-sini mencari sepatu lari yang harganya worthed dan sesuai dengan budget, ternyata merek-merek yang ternama harga sepatunya mahal-mahal guys. Merek sepatu lari yang ternama seperti Sketcher, Adidas, Nike dan New Balance harga sepatunya di atas Rp.500 ribuan.

Oleh karena itu saya jadi beralih ke merek lokal yang brandnnya cukup terkenal di Indonesia, yaitu Spotec. Spotec ini diproduksi di Tangerang, karya anak bangsa, makanya kita harus bangga memakainya.. Hehe..

Berdasarkan informasi dari berbagai artikel, untuk memilih sepatu lari, didapat kriteria sepatu lari yang baik sebagai berikut:
1. Bobotnya ringan
2. Memiliki bantalan empuk
3. Kelenturan sepatu
4. Sesuaikan dengan bentuk kaki
5. Sesuaikan sepatu dengan medan berlari



Spotec Liquid

Setelah melihat beragam tipe sepatu lari keluaran Spotec, akhirnya pilihan saya jatuh pada Spotec Liquid. Desainnya menarik, ringan, dan bahan outsolenya sesuai dengan mode terkini, yaitu foam.

Bagian Insole menurut pabrikan memiliki desain memory foam dan insole tidak dapat dilepas menyatu dengan sepatu. Sehingga tidak dapat mengganti insole dengan model yang lebih baik.


Alas Spotec Liquid

Kenyamanan:
Sepatu Spotec liquid ini cukup nyaman digunakan, karena bobotnya yang ringan, outsolenya yang tebal juga cukup meningkatkan kenyamanan saat berlari.

Kekurangan:
Hal yag membingungkan dari sepatu Spotec adalah ukuran, saya biasa memakai sepatu ukuran 42 atau 43, tetapi kalau pakai ukuran 43 pun, sepatu buatan Spotec selalu kesempitan, sehingga akhirnya saya memesan yang berukuran 44. Ukuran 44 bagi saya panjangnya kelebihan, akan tetapi lebarnya cukup, sehingga saya harus merasa cukup puas dengan memakai sepatu yang sebenarnya kepanjangan daripada saya merasa kesempitan.


 
Copyright © 2014 Persada Blog

Powered by Mafsyah