BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motor. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juli 2026

Beragam Modifikasi Yadea E8s Pro

Perlu juragan ketahui, bahwa saat ini ada salah satu molis yang menjadi bahan gorengan pedagang. Dimana dulu di awal launching, harga di pasaran hanya Rp.8,5 juta, sekarang dengan spesifikasi standar tinting, kondisi bekas, banyak yang jual di atas Rp. 10 juta.

Ya inilah Yadea E8S Pro, Molis yang diluncurkan pada tahun 2023 saat ini digandrungi oleh modifikator molis, karena peluang untuk dimodifikasi sangat beragam, karena tersedia banyak part after market yang bisa meningkatkan performa molis ini.

Yadea E8S pro

Spesifikasi standar Yadea E8S Pro:

  • Motor Penggerak: Hub-drive berdaya 2000 Watt
  • Baterai: Graphene 72V 38Ah (Kapasitas sekitar 2,7 kWh)
  • Jarak Tempuh: Hingga 100 – 110 km dalam sekali pengisian penuh
  • Kecepatan Maksimal: Berkisar antara 60 km/jam hingga kondisi standar operasional
  • Sistem Pengereman: Rem cakram (Disc Brake) depan dan belakang
  • Daya Angkut Maksimal: Mampu menahan beban hingga 180 kg

harga di market place pada awalnya 23 jutaan, setelah diskon jadi 8,5 hingga 9,5 juta


List modifikasi yang cocok untuk yadea E8S Pro

1. Ganti Baterai lithium


Baterai original dari Yadea E8S pro masih menggunakan aki berjenis graphene, dimana bobotnya berat, satu buah beratnya 10 kg, dikalikan 6 buah baterai.

Baterai original Yadea E8S pro


Jarak tempuh dengan baterai original hanya sampai 60-70 km, itu pun tergantung dengan mode berkendara dan berat pengendara. Saatnya ganti dengan baterai lithium, yang bisa mengurangi berat baterai hinga menjadi 20 kg an.

Opsi baterai yang dijual di market place diantaranya;

1. Lithium lifePo 72V 48 Ah



2. Lithium Li ion 72V 60Ah




Sesuaikan dengan kebutuhan, semakin besar kapasitas, maka semakin jauh jarak yang dapat ditempuh, tapi harga juga semakin mahal.

2. Controller 


Mau kenceng, molis harus upgrade controller, ibaratnya kalau pakai controller standar, yadea E8S Pro hanya dapat speed 60-65 km/h, dengan upgrade controller maka bisa mencapai speed lebih dari 80 km/h

Opsinya ada banyak sesuai budget, antara lain;

1. Votol EM100



Votol EM100s ini cukup banyak digunakan modifikator, karena dengan BLDC bawaan Yadea E8S Pro, cukup mumpuni untuk dikebut hingga di atas 80 km/h

2. Votol EM150


ini lebih bagus dari Votol EM100, tapi disarankan jika mau pakai controller ini upgrade dulu BLDC ke 3000 watt



3. MCB


MCB ibaratnya pengaman bagi kelistrikan pada molis yang sudah dilakukan upgrade, MCB standar tentunya tidak didesain untuk controller yang mengeluarkan arus yang besar, maka perlu untuk upgrade MCB.

Cari MCB yang berukuran 125A, karena MCB standar hanya sanggup untuk arus 60-80A.



4. Upgrade Dinamo


Kalau merasa masih kurang kencang dengan BLDC standar, boleh upgrade BLDC bisa ke 3000 watt, 5000 watt atau bahkan 50.000 watt, sesuaikan sesuai isi dompet, kalau anda sultan, maka jangan ragu-ragu, supaya dapet top speed maksimal.

1. BLDC hub 3000 watt




2. BLDC hub 5000 watt



3. Side Drive BLDC


Opsi lanjutan, bisa pakai set side drive, yang ini sudah termasuk velg, side drive dan swing arm.



5. Swing Arm


Sudah ganti BLDC, supaya terlihat lebih berotot, jangan lupa ganti swing arm, biar kesan mewahnya lebih terlihat, mewah dan berotot.



6. Shock Aftermarket

1. Shock depan

Shock depan mungkin saja ada kesamaan dengan merek matic lokal, dengan opsi berbagai merek diantaranya KTC dan lain-lain, contoh seperti ada yang jual di market place seperti ini :


2. Shock belakang


Shock belakang bisa pakai yamaha nmax tentunya dengan PnP (paksa dan paksa), modifikator pasti punya beragam cara untuk mem pnp kan.


7. Raiser dan Stang



nah silahkan cek, pake merek raiser dan stang apa ini, ayo netizen komentar.

8. Sistem Pengereman


Jangan lupa sistem pengereman juga diupgrade ya gan, supaya aman dalam berkendara, apalagi sudah upgrade di sektor dinamo dan controller. Amit-amit kalau gagal mengerem, akan membahayakan pengendara.

usahakan gunakan part pengereman yang original, jangan yang kawe-kawean untuk sektor pengereman, karena taruhannya adalah pindah alam.

1. Master Rem





2. Kaliper dan Disk

Kaliper dan disk sesuaikan dengan budget, untuk depan cocok kalau pakai dua piston, karena pengeremannya lebih maksimal, dan disk yang bisa dipasang sepertinya maksimal di ukuran 220 mm.





9. Charger Fast Charging


Sudah ganti baterai tapi belum ganti charger, wah alamat bakalan lama ngechargenya, charger standar maksimal di 6A. perlu ganti yang bisa diset amperenya secara manual, sehingga bisa fast charging sesuai kemampuan baterai baru.



Kesimpulan:


Ternyata cukup menguras kantong ya, budget untuk upgrade motor listrik, itu pun belum termasuk naik daya listrik PLN kalau mau pakai charger fast charger, karena sekali sedot wattnya bisa lebih dari 1000 watt. Belum juga painting dan aksesoris lainnya, bisa lebih dari harga xmax kalau mau modifikasi rata kanan. Sekali lagi modifikasi memiliki kepuasan tersendiri bagi pemiliknya, tidak bisa dinilai dengan jumlah uang, banyaknya keringat yang bercucuran untuk menghasilkan motor yang sesuai idaman.


Bonus, kumpulan foto modifikasi Yadea E8S Pro










Selasa, 20 Januari 2026

Upgrade Pengereman Honda CUV-e

Berdasarkan pengalaman riding dengan Honda CUV e selama beberapa bulan, terdapat beberapa hal yang sepertinya perlu diimprove agar kenyamanan dan keamanan dalam berkendara menjadi lebih baik. Diantaranya ada suspensi belakang yang keras, dan juga rem depan yang masih kurang pakem. 

Untuk suspensi belakang sudah dilakukan penggantian dengan shock after market KYB Zeto, sedangkan untuk rem depan, rencananya saya mau upgrade dengan kaliper 2 piston dan menaikkan cakram menjadi 220 mm.

Rem depan Honda CUV e dilengkapi dengan kaliper satu piston dan cakram berukuran 190 mm, seiring pemakaian jika sering berkendara agresif apalagi dengan mode sport, rem depan rasanya kurang mumpuni, karena susah untuk mengerem dalam waktu cepat.

So, solusi mudahnya upgrade kaliper depan dan memperbesar ukuran cakram depan. Untuk solusi jangka panjang bisa upgrade master rem dan juga selang rem.

Apa sih yang perlu dipersiapkan?

1. Kaliper 2 piston
Tersedia banyak opsi untuk kaliper 2 piston, mulai dari nissin samurai, brembo, hingga original Honda.
Saya menggunakan kaliper 2 piston dari Honda CRF 150, karena sama-sama posisi sebelah kiri, kalau nekat mau pakai yang kaliper di sebelah kanan harus totalitas, ganti juga suspensi depan dengan braket kaliper di sebelah kanan.

kaliper 2 piston



2. Braket kaliper 2 piston untuk cakram 220 mm
Saya pakai braket kaliper 2 piston untuk honda vario, beat, atau scoopy, sama persis.

braket kaliper 2 piston


3. Kampas rem honda CRF 150
Paket pembelian kaliper belum termasuk kampas remnya guys, jadi pastikan beli juga kampas remnya untuk Honda CRF 150.

Kampas rem


3. Cakram depan 220 mm
Cakram bisa menggunakan cakram depan Honda Blade, tinggal dibalik posisi pemasangannya supaya alur sesuai dengan cakram yang ori. Bisa juga pakai disc aftermarket, seperti merek mufac dan lain sebagainya.

perlu diingat jika pakai cakram aftermarket seperti mufac, perlu juga beli baut cakram ya ges, karena baut cakram original tidak bisa dipasang ke cakram aftermarket.





kaliper dan cakram terpasang di Honda CUV e

kaliper dan cakram terpasang di Honda CUV e

Gimana feelnya setelah upgrade rem?

Sekarang jadi lebih pakem, karena tentu kaliper 2 piston, media yang menekan kampas rem menjadi lebih besar, sehingga pengereman menjadi lebih pendek, lebih cepat, dan tentunya lebih aman.

karena juga menggunakan kaliper original Honda, tentunya tidak ada kendala rem dalam, alias master rem ori masih dapat digunakan, belum perlu upgrade master rem. rasa tuas rem masih sama seperti orinya, tarik dikit sudah langsung mengerem.



Rabu, 24 September 2025

Review Honda Battery Exchanger (BEx) Honda e Swap Honda Cuv e dan Honda Em1 e

Hari ini saya mau mereview penggunaan Honda Mobile e Swap untuk mendukung mobilitas harian menggunakan honda CUV e.

Apa itu Honda e Swap?

jadi Honda e swap adalah layanan tukar baterai untuk motor listrik Honda yang praktis dan cepat. Produk Honda yang bisa menggunakan layanan ini antara lain Honda EM1 e: dan Honda CUV e



Bagaimana sih cara daftar Honda e Swap?

Untuk mendapatkan layanan ini yang pertama mesti punya dulu Honda CUV e atau Honda Em1 e tentunya, setelah itu registrasi melalui aplikasi Astra Honda e swap.


melalui aplikasi ini kita diminta mengisi informasi pribadi berupa nomor rangka, nomor TNKB, dan juga upload KTP dan foto selfie.

Setelah itu akan dilakukan verifikasi oleh Astra Honda Motor, dan ingat pada proses ini, silahkan berkoordinasi dengan sales motor ya, supaya pengajuannya dapat diverifikasi. dijamin kalau tidak berkoordinasi, ampe berbulan-bulan juga tidak akan diverifikasi.

Selain itu tipsnya juga jika sudah terlalu lama tidak diverifikasi oleh AHM, maka silahkan laporkan melalui layanan hotline Astra Honda Care, Insya Allah masalah teratasi dengan jaminan layanan after sales dari Honda.


Tampilan Aplikasi Mobile Honda e Swap

Tampilan beranda:

di sini menampilkan titik Honda e Swap yang beroperasi.


Daftar Menu
Daftar menu yang ada pada Honda e Swap

Menu My Wallet
Menu my Wallet menampilkan berapa jumlah energy yang dimiliki, satu energi jika menggunakan sistem langganan hybrid, adalah Rp. 8000., di aplikasi saya melakukan pembelian energi sebanyak 8 energi, atau sebesar Rp. 64000.

Menu Usage Information
di sini kita bisa melihat riwayat penukaran baterai, bisa dipilih bulan ini atau bulan sebelumnya.

Oh ya, di sini juga dapat info kalau pelanggan baru, dapet bonus free exchange selama 3 bulan, dan akan berakhir pada 1 Desember 2025. Setelahnya maka setiap nukar baterai akan memotong energi yang dimiliki.

Menu detail lokasi Honda e Swap
di sini kita bisa melihat apakah lokasi swap beroperasi atau tidak, ingat setiap lokasi swap memiliki jam operasi, misal di Lancar Motor Jl. Suprapto, jam operasi adalah jam 07.00 sampai dengan 17.00 WIB, jadi kalau di luar jam tersebut, maka titik tersebut akan non aktif.

kita juga bisa melihat berapa jumlah baterai yang tersedia, di bawah ini masih terdapat 7 baterai di Wahana Honda Gunung Sahari.


Tampilan key fob
Setiap pendaftaran yang disetujui maka kita akan mendapatkan key fob berbasis RFID, untuk mengakses Honda e swap, bentuknya seperti ini.

Cukup kecil kuncinya, jadi bisa digantung dengan kunci keylessnya.




Cara menukar baterai

Cara menukar baterai sangat mudah, tempelkan key fob ke mesin, kemudian mesin akan membaca key dan jika sukses maka posisi slot baterai yang kosong akan berkedip, dan kita diminta memasukkan baterai ke slot tersebut, kemudian jika kedua baterai sudah masuk, maka slot baterai yang sudah penuh akan berkedip, dan kita bisa menarik kedua baterai tersebut.

tap key fob


Perhatikan gambar di bawah, lampu pada slot akan menyala, dan di situ kita perlu meletakkan baterai yang akan kita tukar.




Skema hybrid pada honda e swap

Hal yang perlu diperhatikan jika berlangganan Honda e Swap:
  1. Bonus free tukar baterai hanya berlaku 3 bulan sejak pendaftaran disetujui, jadi mulai bulan keempat maka wajib bayar.
  2. langganan Honda e swap untuk pengguna baru gratis selama 12 bulan, jika keluar dari langganan sebelum waktu berakhir maka akan dikenakan denda layanan sebesar Rp.1.100.000, harap membaca ketentuan layanan dengan seksama
  3. Setiap bulan wajib menukarkan baterai minimal satu kali di Honda e swap, jika tidak dilakukan maka ada kemungkinan layanan distop.
  4. baterai yang ditukar belum tentu dalam kondisi optimal, karena kita tidak tahu perawatan dari user sebelumnya, maka hal ini perlu kepercayaan diri bahwa baterai yang rusak akan diganti oleh AHM
  5. Lokasi penukaran saat ini hanya di Jakarta dan sekitarnya, ada 15 titik lokasi yang semakin bertambah, sebelumnya pada bulan Agustus hanya 10 titik, pada bulan september menjadi 15 titik.
  6. Saya sudah coba cloning key fob ke jam tangan Huawei Watch Fit 4 Pro, pakai fitur Huawei Wallet, sejauh ini berhasil diclone tetapi gagal saat coba digunakan di mesin Honda e Swap menggunakan smart watch.
Lokasi penukaran Honda e swap (per 24 September 2025)

Kami infokan kepada pelanggan Astra Honda e:Swap, bahwa saat ini anda bisa melakukan penukaran baterai pada beberapa lokasi yaitu :
  1. Dealer Astra Motor Center Jakarta
  2. Dealer Wahana Gunung Sahari
  3. Dealer Wahana Ritel Bintaro
  4. Dealer TDM Saharjo
  5. Trinity Tower
  6. Dealer Clara Motor Jakarta Barat
  7. Dealer Graha Surya
  8. Dealer Lancar Motor
  9. Dealer Mandala Jaya Abadi
  10. Dealer Wahana Ritel Jatinegara
  11. Dealer Kawi Motor Cilandak
  12. Dealer NSS Slipi
  13. Dealer Bintang Motor Jaya
  14. Dealer Piramida Motor
  15. Dealer Cipulir Motor
Untuk informasi lokasi penukaran baterai dapat mengakses aplikasi Astra Honda e:Swap anda.

Selasa, 05 Agustus 2025

Ganti Shock Honda CUV e: pakai Shock Aftermarket Yang Empuk

Bagi yang sudah mencoba Honda CUV e:, biasanya sudah merasakan bagaimana bantingan suspensi belakangnya yang cukup keras jika dipakai sendiri. Shock standar Honda CUV e: akan terasa nyaman jika digunakan berboncengan, sementara jika motor dipakai sendirian cukup membuat pinggang sakit saat melewati jalan yang berlubang dan bergelombang.

Shock standar


Makanya banyak user Honda CUV e: yang mengganti shock bawaan dengan shock aftermarket, untuk mengatasi keluhan tersebut.

Berikut tampilan Honda CUV e: yang telah menggunakan shock belakang aftermarket, semoga menjadi inspirasi bagi teman-teman.


Ohlins Tabung Bawah

KTC Razor Pro

YSS C Euro

DBS Copy Ohlins

YSS K Euro

Ohlins Tabung Atas

Ohlins Tabung Bawah

KTC Apex

RCB Flow Pro (ternyata tidak perlu coak body)


Terus sampean pake shock apa?

Kalau saya mengingat budget yang terbatas, saya lebih prefer shock yang tanpa tabung, karena pertimbangannya tidak terlalu suka menyetel shock, semakin banyak fitur, sebagai contoh setelan preload, rebound dan compression maka perlu setel ketiga hal tersebut, yang mungkin belum tentu juga mendapatkan setelan yang pas. Selain itu menurut saya shock belakang aftermarket yang pakai tabung itu terlalu over kill untuk penggunaan harian saja, yang bukan untuk touring antar kota antar provinsi.

Oleh karena itu pilihan saya jatuh pada KYB Zeto S series spring adjuster, untuk Honda Vario 150,  berukuran 330 mm, yang sebelumnya juga sudah saya pakai di Honda Vario 150 Led Old.

KYB Zeto S Series


Berikut penampakannya setelah dipasang:

KYB Zeto Spring Adjuster

Bagaimana rasanya?

Secara umum rasanya lebih empuk daripada shock belakang bawaan, shock KYB Zeto bisa disetel hingga 5 level, mau yang empuk banget atau keras, bisa disetel sesuai keinginan, misal kalau lagi boncengan maka biasanya saya setel di 2-3 klik ke kanan, jika sedang sendirian, maka kalau mau empuk bisa disetel di 1-2 klik. makin diputar ke kanan maka shock akan semakin keras, dan jika diputar ke kiri maka shock akan semakin empuk, ini sama dengan setelan preload untuk shock dengan tabung.


Gimana sih cara buka body belakang CUV e:?

Menurut saya, kalau hanya mau ganti shock belakang saja, gak perlu tuh repot-repot buka seluruh body belakang CUV e:, gini cara cepatnya:

  • Buka behel belakang dengan kunci shock ukuran 12
  • tarik cover body atas yang ukurannya kecil di atas lampu belakang, caranya tinggal tarik ke belakang, ini tak ada baut yang mengikat, hanya kuncian geser saja
  • buka skrup body belakang yang terlihat setelah penutupnya dilepas
  • buka skrup di body bawah dekat shock belakang
  • cungkil sedikit bagian body belakang yang berdekatan dengan shock, ingat jangan pakai benda tajam, usahakan pakai pencungkil plastik supaya tidak merusak body plastik
  • selipkan tangan dan kunci shock berukuran 14 untuk melepas baut atas shock
  • buka baut bawah shock dengan kunci berukuran 12 


 
Copyright © 2014 Persada Blog

Powered by Mafsyah